Lampung Barat, RD – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meninjau langsung lokasi kebakaran rumah di Pemangku Taman Jaya, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (22/04). Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Pemerintah Daerah terhadap warga yang tertimpa musibah.
Kebakaran yang terjadi pada Senin 20/04 malam. Diduga akibat Korsleting listrik, melalap tiga rumah milik Edi, Dedi dan Bambang. Tidak ada korban jiwa pada kejadian naas tersebut namun kerugian di tafsir mencapai ratusan juta.
Dalam kunjungannya Bupati Lampung Barat menyerahkan bantuan sembako, peralatan rumah tangga dan uang tunai kepada tiga keluarga yang terdampak. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan baik materil maupun moril kepada warganya yang mengalami musibah.
Ia pun menyampaikan atas nama pribadi maupun Pemerintah Daerah turut berbela sungkawa atas musibah tersebut. Sebagai kepala daerah Parosil Mabsus meminta kepada jajarannya dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat dan Peratin untuk melakukan koordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna mencegah kebakaran akibat korsleting listrik di wilayahnya masing-masing.
“Beberapa kasus (kebakaran) yang terjadi di Lampung Barat ini hampir 80 persen sumbernya dari Korsleting listrik. Bisa jadi memang kelalaian dari masyarakat bisa jadi juga jaringan listrik yang sudah cukup lama,” tuturnya.
Parosil Mabsus menilai ke depan perlu adanya langkah-langkah konkret untuk meminimalisir kejadian serupa agar tidak terjadi kembali. “Saya juga berharap kepada petugas Damkar agar selalu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Bupati Lampung Barat juga mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu memastikan listrik dan kompor dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah atau sebelum tidur.
“Musibah kebakaran paling sering karena dua hal: korsleting listrik dan kompor lupa dimatikan. “Saya minta warga jadikan kebiasaan, sebelum keluar rumah cek dulu. Cabut colokan yang tidak perlu, pastikan kompor mati,” Himbau Parosil Mabsus.
“BPBD, Camat dan Peratin sudah saya minta koordinasi dengan PLN untuk cek instalasi listrik warga. Tapi pencegahan utama tetap dari kebiasaan kita di rumah,” pungkasnya.(rls)






