Bandar Lampung, RD – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar konvoi dari Tugu Adipura menuju Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9).
Berdasarkan pantauan Kantor Ranahdaerah, mahasiswa dari berbagai universitas di Lampung bergerak dengan sepeda motor menuju kompleks legislatif.
Dalam aksinya, mereka membawa sejumlah tuntutan strategis, di antaranya:
- Pengesahan RUU Perampasan Aset.
- Pemotongan tunjangan dan gaji anggota DPR.
- Peningkatan kualitas gaji dosen dan guru.
- Presiden Prabowo diminta memecat menteri-menteri yang dinilai problematik.
- Restrukturisasi kepemimpinan partai yang kadernya berada di eksekutif maupun legislatif.
- Reformasi total Polri serta pengadilan terhadap pelaku pembunuhan Affan Kurniawan, termasuk evaluasi kinerja Polda Lampung.
- Reformasi agraria di Provinsi Lampung, pengukuran ulang lahan PT SGC, dan pembebasan lahan untuk petani Anak Tuha.
- Penolakan efisiensi pada sektor pendidikan dan kesehatan.
- Hentikan penggunaan pajak rakyat untuk menindas rakyat.
- Tolak pasal bermasalah dalam RUU KUHAP.
Aksi ini disebut sebagai bentuk perlawanan mahasiswa terhadap berbagai persoalan kebangsaan yang dinilai kian menekan rakyat.(*)





